Copot Spanduk PP, Camat Siantar Barat Bertindak Sentimen

News

by Patiar Manurung

Copot Spanduk PP,  Camat Siantar Barat Bertindak Sentimen

Pematangsiantar - Dua spanduk bertuliskan Dirgahayu Pemuda Pancasila yang ke 62 dicopot Camat Siantar Barat, Pardomuan Nasution tanpa alasan yang jelas. Hal ini menimbulkan kekecewaan terhadap keluarga besar PP khususnya Pengurus Anak Cabang (PAC) Siantar Barat.

Ketua MPC PP Kota Pematangsiantar, Ronald Tampubolon menyesalkan sikap camat tersebut dan pencopotan spanduk yang memuat foto Ketua PAC PP, Andika Prayogi Sinaga bersama bendahara dan sekretaris diwarnai sikap tendensiun atau punya masalah pribadi dengan PP di Kota Pematangsiantar khususnya di Siantar Barat.

Ketua DPC Hanura sekaligus Wakil ketua DPRD Kota Pematangsiantar ini melihat bahwa perbuatan Camat Siantar Barat tidak mencerminkan pengayom masyarakat, sebaliknya berpotensi merusak kekondisipan di tengah-tengah masyarakat.

Ketua PAC Siantar Barat, Andika Prayogi Sinaga yang juga seorang Ketua Komisi I DPRD Kota Pematangsiantar mengutarakan kekecewaan kepada camat. Baginya, camat bertindak arogan serta sentimen yang berpotensi memprovokasi masyarakat.

"Jelas kita kecewa dan untungnya teman-teman Pemuda Pancasila dapat menahan diri. Jujur, tindakan camat bermuatan sentimen pribadi. Karena yang kita tahu yang dicopot cuma punya PP. Harusnya kalau bicara penertiban, ya semua aja. Jangan cuma spanduk PP," terangnya.

Andika juga menganggap bahwa apa yang dilakukan camat sudah terlalu jauh melampaui wewenang karena tidak berkoordinasi dengan Satpol PP. "Kita tahu penegak Perda adalah Satpol PP dan semestinya ada koordinasi dengan mereka. Kita sendiri pun berkoordinasi dengan Satpol PP sebelum memasang spanduk," tutupnya.

Sementara Camat Siantar Barat, Pardomuan Nasution ketika dikonfirmasi perihal perbuatannya itu memilih diam. Beberapa kali nomor ponselnya dihubungi, camat tak merespon.