Kasus Covid-19 Meningkat di Siantar, Meninggal 90 Orang

News

by Patiar Manurung

Kasus Covid-19 Meningkat di Siantar, Meninggal 90 Orang

Pematangsiantar, Kabarnas.com - Jumlah terpapar Covid-19 di Kota Pematangsiantar masih mengalami peningkatan. Tenaga medis di RSUD Djasamen Saragih turut kewalahan melakukan penanganan. Hal ini dibenarkan Rumondang Sinaga selaku direktur di rumah sakit milik pemerintah itu.

Berdasarkan data dari Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar tertanggal 12 Juli 2021, warga yang terpapar Covid-19 hingga mencapai 2.004 orang dengan rincian, sembuh 1.587 orang, dirawat 303 orang, isolasi mandiri 185 orang, isolasi di rumah singgah 24 orang dan meninggal 90 orang.

Berkaitan dengan penanganan pasien Covid-19, Rumondang mengaku bahwa pihaknya harus menambah tempat tidur. "Jika sebelumnya ada 24 tempat tidur sekarang sudah 40. Bahkan persiapan mana tahu melonjak, kita akan tambah lagi menjadi 64," jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (20/7/2021).

Sejauh ini, kata Rumondang lagi, jumlah tempat tidur yang terpakai rata-rata 20. "Dan yang paling tinggi masih 28 tempat tidur. Tapi kalau ICU, tiga tempat tidur selalu penuh karena setelah sekarat baru dikirim ke kami," ujarnya.

Tenaga medis yang menangani pasien, menurut Rumondang sangat kekurangan dan dirinya sudah berulang kali meminta penambahan SDM ke Dinkes namun tak kunjung terealisasikan.

"Sangat kewalahan, makanya harus diturunkan lebih banyak lagi perawat. Paling tidak dari Puskemas dikirim. Kalaulah pasien ada sampai 22 orang, pasti kewalahan," tutupnya.