Rumah Dunan Silitonga Terbakar, 9 Ekor Babi Selamat

News

by Patiar Manurung

Rumah Dunan Silitonga Terbakar, 9 Ekor Babi Selamat

Pematangsiantar, kabarnas.com - Rumah milik Hendri Dunan Silitonga di Jalan Besar Sidamanik, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Simarimbun, Kota Pematangsiantar habis terbakar, Rabu (7/4/2021) sekitar pukul 19.30 WIB

Ketika api muncul dari bagian dapur, seluruh penghuni rumah sedang beraktifitas di luar rumah. Dimana Dunand yang sudah berusia sekitar 59 tahun itu berada di warung tuak yang cukup berjarak, sedangkan anak dan istrinya di daerah Simpang Dua.

Pertama kali api dilihat tetangganya, Bigman. Ia pun sempat berteriak meminta tolong dan seketika warga datang berhamburan. Upaya memadamkan api dilakukan dengan menyiramkan air menggunakan ember. Sebagian lagi ada yang berusaha menyelamatkan barang berharga.

Barang yang bisa selamat berupa televisi dan 9 ekor babi yang berada persis di belakang rumah. "Api saya lihat dari dapur dan saya langsung teriak meminta tolong," kata Bigma selaku orang yang pertama kali melihat api.

Menurut warga, api cepat besar karena material bangunan terbuat dari papan yang usianya cukup tua. "Kita berusaha memadamkannya tapi api cepat membesar. Apalagi api sempat menyambar kereta (sepeda motor) sehingga warga sempat was-was," kata warga lainnya.

Atas kebakaran ini, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemko Pematangsiantar sempat turun tangan. "Mobil Damkar sempat turun dan api bisa dipadamkan sekitar 1 jam kemudian," ucap U Sihombing sembari menambahkan bahwa berkat pemadam kebakaran dan dibantu cuaca yang saat itu sedang grimis membuat api tidak menyambar ke rumah warga lainnya yang jaraknya sekitar 2 meter.

Sementara korban yang mengetahui kejadian ini tidak bisa berbuat banyak. Malah sempat lemas dan menangis melihat puing-puing bangunan rata dengan tanah sehingga warga sekitar menguatkan korban dengan kata-kata penghiburan.

Adapun kerugian dari peristiwa ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Namun polisi yang sudah turun ke Tempat Kejadian Perkara masih mengumpulkan data-data termasuk menyelidiki penyebab kebakaran.