Terkait Bom di Gereja Katedral Makassar, Ini Seruan di Siantar

News

by Patiar Manurung

Terkait Bom di Gereja Katedral Makassar, Ini Seruan di Siantar

Pematangsiantar, Kabarnas.com - Bom bunuh diri yang terjadi di salah satu gerbang masuk Gereja Katedral Makassar, Jalan Kajaolaliddo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) sekitar pukul 10.40 WITA, disesalkan warga Siantar. Atas peristiwa itu warga Siantar serukan sikap menjaga kebersamaan.

Salah satu yang menyampaikan seruan itu adalah Ephorus HKI, Pdt Firman Sibarani. Sebagai umat Tuhan Yesus, ia mengajak seluruh umat Kristen tidak terprovokasi dan secara khusus pihak Gereja Katedral Makassar harus mampu memberikan pengampunan bagi kelompok yang bertindak jahat tersebut. "Tapi kita berdoa jangan terjadi lagi hal seperti itu," katanya.

Ia pun mendorong seluruh agama bersatu menjaga keharmonisan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memberikan pemahaman pada umat. "Sebagai gereja kita harus ikut membangun kesatuan bersama antar suku, antar bangsa supaya ada damai sejahtera di negara Republik Indonesia ini," ucapnya.

Sementara anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Astronout Nainggolan mengatakan bahwa peristiwa itu merupakan duka bagi Indonesia. Ia pun tidak lupa mengajak seluruh para tokoh dan masyarakat untuk menyerukan rasa nasionalisme di tengah bangsa ini.

"Sesama anak bangsa mari kita membangun kebersamaan di atas keberagaman kebhinekaan kita," kata politikus PDI Perjuangan itu dengan berharap TNI dan Polri segera mungkin mengungkap jaringan dan menangkap terduga teroris tersebut.

Terpisah, Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Pematangsiantar, Akbar Pulungan mengutuk keras tindakan pelaku peladakan bom bunuh diri itu. Apa yang dilakukan oleh pelaku bukti adanya kaum intoleran yang berupaya merusak tatanan kerukunan berbangsa dan bernegara.

Sebagai salah ketua organisasi Islam, menurut Akbar, perbuatan tidak terpuji ini tentu sangat bertentangan dengan ajaran agama mana pun. “Kami GP Ansor Pematangsiantar mendesak pihak kepolisian agar segera mengungkap jaringan aksi teror bom ini," jelasnya.

"Kami meyakini bahwa jaringan ini masih akan terus melancarkan aksinya, membuat kegaduhan dan akan terus berupaya merusak tatanan keharmonisan berbangsa dan bernegara. Kita sangat percaya pihak aparat sesegera mungkin mengungkap jaringan teroris itu," terangnya.

Terakhir Akbar Pulungan mengajak seluruh masyarakat Indonesia terkhusus kepada masyarakat Makassar agar tidak merasa takut atas insiden itu. “Kepada rakyat Indonesia terkhusus masyarakat Makassar agar jangan merasa takut. Serahkan persoalan ini kepada pihak berwajib,” tandasnya.